Langsung ke konten utama

Motor Ditendang ,Ojek Online Bekasi “Ngamuk”

Ratusan pengemudi ojek online yang ada di Kota Bekasi mengamuk karena kendaraan milik driver ojek online ditendang pemuda yang diketahui bernama Wahyu, Rabu (17/4/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pemuda yang diperkirakan berusia 30 tahun itu nekat menendang sejumlah kendaraan milik ojek online yang tengah menunggu penumpang di jalan Ir H Juanda tepatnya di dekat bundaran bekas Patung Lele.
Kejadian bermula ketika seorang driver berbasis aplikasi tersebut tengah menunggu penumpang di Bundaran Bulan-Bulan. Tiba – tiba datang pemuda tersebut tiba – tiba menendang sejumlah sepeda motor milik ojek online sampai jatuh.
“Awalnya kita lagi mau narik penumpang, tau-tau tuh orang, main tendang motor aja sampe pada jatuh. Banyak motor yang ditendang,” kata salah satu pengemudi ojek online, M Ryand.
Tindakan yang dilakukan oleh pemuda itu memancing kemarahan tukang ojek online. Seketika, mereka mengejar pelaku dan sempat menghakiminya. “Alasannya enggak jelas bang. Tahu – tahu main tendang aja, kita tegur malah diem aja, terus nendang lagi,” jelasnya.
Petugas kepolisian yang kebetulan di lokasi dan tengah menjaga lalu-lintas kemudian mengamankan pelaku ke Pos Polisi terdekat. Pada saat yang bersamaan, ratusan ojek online lainnya melingkari tempat tersebut.
Di depan Pos Polisi, pengemudi ojek online berteriak. “Bakar, bakar aja,” ucapnya.
Selang beberapa waktu, anggota kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota mendatangi lokasi dengan menggunakan kendaraan kepolisian jenis Toyota Kijang.
Kemudian, ketika berniat mengevakuasi pemuda yang menendang motor tersebut, kendaraan petugas dihadang ratusan pengendara ojek online bahkan sampai mengalami kerusakan. Lampu sein sebelah kiri dan kaca depan kendaraan tersebut rusak. Pengendara ojek online pun ikut mengantar pemuda itu sampai depan Mako Polrestro Bekasi Kota.
Sampai dengan berita ini disampaikan, masih belum diketahui identitas pemuda yang menendang kendaraan ojek online tersebut. Kemudian, pemuda tersebut masih dalam proses pemeriksaan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Bekasi Kota
 
sumber : klik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geng Motor di Jabodetabek yang Meresahkan

Mencekam , itulah yang sedang dirasakan warga Jatiwaringin Pondok Gede dan Lenteng Agung minggu beberapa waktu ini karena aksi main bacok dari geng motor yang membabi buta.   "Dari hasil penangkapan oleh Polisi, Ormas dan masyarakat setempat didapat motor 20 unit, senjata tajam 15 buah, dan mengamankan pemuda Tambun 40 orang dan Pondok Gede 8 orang," ucap salah satu Polisi yang bertugas di Pondok Gede. Saksi peristiwa penyerangan geng motor di Jatiwaringin jelas banget menceritakannya. Penyerangan dilakukan Minggu lalu subuh dini hari. "Pada hari Minggu Minggu (21/50) jam 04.15 WIB subuh massa dari Tambun Selatan, Geng 45 tambun diperkirakan 120 orang dengan menggunakan motor dari Tambun Selatan menuju Taman Mini. Mereka melalui Tambun Selatan, Sumber Arta Bekasi masuk Jatibening keluar jalan setia keluar Jatiwaringin Kecamatan Pondok Gede belok kiri menuju arah  pasar Pondok Gede. 6 motor  berhenti di pom bensin untuk mengisi bensin dan sebagian...

3.000 Ojek Daring Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Sebanyak 3.000 pengemudi ojek online atau dalam jaringan (daring) dari 26 komunitas mendaftarkan diri di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) cabang Salemba, Jakarta. "Kami dari Bikers Online Indonesia (BOI) sekalian buka bersama ini ingin bersama mendaftarkan kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan mengingat pekerjaan kami penuh risiko di jalanan," kata Ketua komunitas BOI Syamsul Arif kepada Antara di Jakarta, Sabtu (10/6/2017). Syamsul mengatakan banyak teman-teman dan anggota komunitasnya belum memahami tawaran fasilitas program BPJS-TK. Oleh karena itu dirinya ingin bersama-sama memberikan sosialisasi satu sama lain agar memahami manfaatnya. Menurutnya, beberapa teman atau anggota sudah mendapatkan klaim dari BPJS-TK ketika mengalami musibah di jalan, dan hal tersebut meringankan beban dari pengemudi dan keluarganya. "Kalau komunitas kami totalnya ada lebih dari 3.000. Namun hari ini yang datang, paling sekitar 100-an sebab tidak mungk...

Merasa di tipui oleh gojek indonesia, Saldo Rp. 3.076.328 Angus kena Pinalti

Berikut catat bro Faqihuddin Fadhlan Panjaitan Di FB : Mohon di viralkan... Saya seorang driver gojek. Pada tgl 3 juni 2017 sekitar jam 8 pagi ingin ngebit tiba2 akun saya tidak bisa di buka. Dan pada tgl 5 juni 2017 saya mendatangi kantor operasional di tmpt saya tinggal dan keteranagan nya saya kena suspen jam 6 pagi tgl 3 juni 2017 nya akan tetapi pihak gojek tidak bisa memberikan kenapa saya di suspen yg ada hanya anjuran banding yg di tawarkan ke saya.. Dan tadi tgl 9 juni 2017 saya kembali mendatangi kantor gojek setelah se lian lama antri tibalah giliran saya dan pihak gojek menanyakan nomor telpon saya yg terdaftar.setelah itu pihak gojek langsung menanyakan mana atribut gojek saya,dan saya pertanyakan kenapa ,pihak gojek bilang saya putus mitra karna banding saya di tolak dan kena pinalti sisa saldo.... Yg saya tidak terima nya saya tannyakan kenapa saya di putus mitra pihak gojek tidak bisa menerangkan secara jelas.,di putus mitra karna alasan tidak jela...